ohitsuji (aries)

dan ternyata, cinta adalah tema yang tak ada habisnya, dari masa ke masa. jadi, bolehkan aku menulis tentangmu, sayang?

Sebagian besar laki-laki menginginkan istri yang pintar memasak, pandai menjahit, tampilan fisik yang menarik. Tapi kita (para perempuan) tidak menginginkan apa-apa dari mereka selain dua hal: tanggung jawab (dunia-akhirat) dan setia.
(via anamrufisa)

teringat nasehat ayah:

“jika kamu merasa 24 jam perhari itu tidak cukup, perhatikanlah shalatmu, apakah sudah melaksanakannya 5 waktu? apakah mengutamakan untuk mengerjakannya? jika iya, kamu takkan merasa kekurangan.”

dan kini ku menyadari, ternyata itu benar. sungguh, DIa memang Maha Mencukupkan.

Ketika kerjamu tak dihargai, maka saat itu kamu akan belajar tntang arti ketulusan.
Ketika usahamu dinilai tak penting, maka saat itu kamu akan belajar tntang arti keikhlasan.
Ketika hatimu terluka dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tntang memaafkan.
Ketika kamu merasa lelah & kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tntang kesungguhan.
Ketika kamu merasa sepi & sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tntang ketangguhan.
Hakim “kimmy” Audah (via nadhira)
instagram

instagram… walaupun aplikasi tersebut sudah ada beberapa minggu di ponselku, sekalipun belum pernah aku menggunakannya.

setiap kali mataku melihat icon instagram tersebut, aku selalu saja teringat komentar pengguna Apple tentang instagram untuk android, seperti “sekarang aku terpaksa melihat apa yg orang miskin makan” dan “aku tidak sabar untuk melihat hasil foto kamera 3,2 megapiksel tentang rumah orang-orang miskin dan kehidupan mereka yang menyedihkan”.

otakku tak merekam instagram adalah tentang photography. Otakku terlanjur merekam, instagram adalah tentang kesombongan.

Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.
Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal,
ada buku yg tipis.
Ada buku yg menarik dibaca,
ada yg sama sekali tidak menarik.

Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa…

Und setzt ihr nicht das Leben ein, nie wird euch das Leben gewonen sein. Hidup yang tak dipertaruhkan, tak akan pernah dimenangkan.
Kutipan Sjahrir pada sajak Friedrich Schiller berjudul ‘Das Reiterlied’ (via superzupper)
Salju Gurun

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau ditengah himpitan sesamamu, takkan ada yang tahu jika kau melayang hilang.

Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.

Di lansekap gurun yang mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri, brung yang tinggi akan melihat kembaranmu di sana sini.

Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.

Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda.

(Dee – Salju Gurun)

Mungkin sebuah keajaiban yang hadir, akan mampu menjadi semacam kompas, atau bintang selatan, yang akan menunjukkan jalan pulang bagi hatimu untuk, akhirnya, menemuiku.
(Dee)

Mungkin sebuah keajaiban yang hadir, akan mampu menjadi semacam kompas, atau bintang selatan, yang akan menunjukkan jalan pulang bagi hatimu untuk, akhirnya, menemuiku.

(Dee)

bigzaman:

Yang pertama kali menginjak tanah suci adalah wanita..Bunda Siti Hajar..
Yang pertama kali mengimani agama ini pun wanita..Siti Khadijah..
Yang pertama kali berjihad dan syahid pun seorang wanita..Sumayyah binti Khayyat..
Dan begitu spesialnya, di Al Qur’an pun terdapat surat tentang wanita..An Nisa..

Berbahagialah wahai wanita, ternyata kalian begitu berarti. :)

#Happy International Women’s Day [08/03]